Sunday, September 20, 2015

Di Ujung Senja

Hari demi hari aku lalui dengan getir, gelisah.
Aku takut, aku takut bertemu dengan manusia-manusia baik yang memberikan piutang kepada ibuku.
Aku gelisah menunggu kedatangan mereka.

Di waktu pagi ketika aku bangun dari tidurku, aku sudah merasa tidak punya tujuan untuk melanjutkan hari.
Di waktu siang ketika aku merasa gelisah, aku hanya merasa bingung untuk apa aku hidup?
Di waktu sore ketika manusia-manusia baik itu datang, aku hanya berkata "maaf, saya tidak tahu apa-apa".

Namun, ketika mereka tidak datang, aku justru khawatir mereka datang di malam hari.
Dan di waktu malam ketika aku ingin istirahat, aku berharap tidak ingin berjumpa dengan hari esok.
Ketika aku pergi ke luar rumah, aku masih saja merasa gelisah.
Aku takut mereka melakukan hal yang tidak diinginkan kepada keluargaku.

Tetapi, jika aku hanya diam saja di rumah, aku hanya melanjutkan hidup yang serba takut dan serba gelisah.
Ah, andai aku diberi kesempatan untuk menyelesaikan masalah ini, aku akan berusaha untuk menjadi manusia baik.
Tetapi, tidak seperti mereka yang memberi piutang kepada ibuku.

Aku hidup sendiri.
Walaupun aku punya beberapa teman, tetap saja aku hidup sendiri.
Aku tidak punya teman yang mau mendengarkan kegelisahan aku ini.
Padahal, aku sangat butuh mereka.
aku ingin berkeluh kesah kepada mereka tentang apa yang aku alami.

Pada akhirnya, hanya kepada Tuhan, aku bercerita.
Aku ceritakan semuanya saat aku menghadapnya.
Dalam ibadahku, aku bercerita tentang kegelisahanku ini.
Aku sangat berharap kegelisahan beserta masalah ini dapat segera berakhir.

Di ujung senja, aku hanya ingin hidup bahagia.

Sunday, February 2, 2014

Bintang Satya Wirany : Seni Tari Sebagai Identitas

Perempuan kelahiran kota Hujan ini sudah mempunyai banyak prestasi dan pengalaman dalam dunia seni tari. Dari pementasan yang sederhana hingga menjadi perwakilan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Thailand. Bermodal belajar seni tari dari Sang Ibu, hingga perguruan tinggi yang sekarang sedang ditekuninya.


Bintang Satya Wirany, perempuan kelahiran 29 oktober 1993 ini adalah seorang penari yang memang belum banyak dikenal banyak orang. Akan tetapi, prestasi dalam seni tari bisa dibanggakan. Hal tersebut bisa dibuktikan karena dengan ikut sertanya berbagai pentas seni tari baik di dalam negeri hingga di luar negeri.

Bintang Satya Wirany

Thursday, January 30, 2014

Sugih Gumilar - Mesra Dalam Diam



Debu, merajam tajam walau tak mengancam
Semacam itulah kronologisnya
Mematri pada dinding naluri dan merotasi intuisi
Semacam itulah agitasinya
Puisi hanya bisa berhias pada huruf
Pada kata
Pada kalimat
Dan pada puisi
Juga intuisi


Altawira Ekatama - Black Coffee And Cigarrette (At My Studio)

Altawira Ekatama - Remember That Night (At My Studio)

Altawira Ekatama - Smells Like Teen Spirit (Guitar Solo Cover)

Altawira Ekatama - Echoes (Pink Floyd Guitar Solo Cover)

Altawira Ekatama - Jumpin Jack Flash (The Rolling Stones Guitar Cover)

Altawira Ekatama - Texas Flood (Guitar Cover)

Altawira Ekatama - Like A Stone (Guitar Solo Cover)

Altawira Ekatama - Burn (Deep Purple Guitar Cover)

Monday, January 20, 2014

Tetangga Yang Amat Sangat Baik

Suatu ketika, sebuah keluarga kecil mengontrak di rumah saya. karena garasi rumah saya yang terbilang kecil, penghuni kontrakan menaruh kedaraannya di pinggir jalan, di depan rumah saya. Hingga ada seorang tetangga yang amat baik memperingatkan melalui sebuah kertas :
Peringatan Yang Sangat baik
oke, sang pemilik kendaraan mengalah karena salah .

Seka Dulu Ingusmu, Bung !



Saya masih heran dengan apa yang dinamakan dengan “fanatik”. Menurut kamus besar bahasa indonesia (edisi kedua, Balai Pustaka. Cetakan ketiga - 1994) fanatik adalah (adjektiva/kata benda) teramat kuat (keyakinan) terhadap ajaran (politik, agama, dsb). Saya tidak akan membahas definisi tentang fanatik. Saya hanya heran dengan implikasi fanatik yang ada pada manusia-manusia di sekitar saya.

Menurut saya, manusia memiliki rasa fanatik itu wajar. Karena, setiap manusia memiliki rasa dan hal-hal yang disukainya itu berbeda dengan manusia yang lain, walaupun ada beberapa hal yang sama dengan manusia lainnya. Tetapi, itu terbilang tidak banyak.

Sunday, August 11, 2013

Generasi Keren !




generasi penikmat APBN yg keturunannya adalah pecandu subsidi .

woalah, munafik sekali gue ini, sok-sok-an gak mau nerima subsidi ?

iya jelas, menikmati subsidi itu nikmat sekali .
bak makan disuapin tiap hari, uang juga dikasih tiap hari tanpa ada usaha .
lalu, gue bisa apa kalo disuapin terus-terusan tanpa usaha ?

tapi, inilah yg dibilang keren pada generasi sekarang .
memanjakan sesuatu yg seharusnya tidak dimanjakan .

Altawira Ekatama - Home Sweet Home Guitar Solo Cover

Altawira Ekatama - Stairway To Heaven Guitar Solo Cover

Altawira Ekatama - Price Tag (Guitar Cover)

Altawira - Wavin Flag