Mereka mengatasnamakan MUSIK untuk meraup kekayaan dan ketenaran tanpa memerhatikan Estetika dari MUSIK tersebut. Mereka lebih mementingkan pasar daripada Rasa dan Ideologi dari setiap Individu yang ada didalam sebuah Band.
Seharusnya mereka cukup mengatasnamakan ENTERTAINMENT dan bukan mengatasnamakan MUSIK. Memang, jika dilihat dari fungsinya, musik itu mempunyai fungsi sebagai penghibur. Tetapi, kenyataan yang sekarang terjadi berbeda dengan fungsi dari musik tersebut.
Louise Amstrong menghibur para prajurit Amerika ketika perang Vietnam terjadi, atau The Tielman Brother menghibur Rakyat Indonesia pasca Kemerdekaan agar menimbulkan semangat bagi masyarakat Indonesia pada saat itu. Tetapi, baik Louise Amstrong maupun The Tielman Brother masih memerhatikan Estetika dari musik yang mereka sajikan. Berbeda dengan yang terjadi sekarang, LIPSYNC pun menjadi hal yang HALAL ketika para pemusik tidak siap untuk menghibur penikmat musik.
Semoga DUNIA MUSIK CEPAT SEMBUH dari PENYAKITNYA.

No comments:
Post a Comment