Wednesday, December 5, 2012

Syiffa Nurul Kamilah : Cerita Sebuah Kertas

Artikel kali ini akan membahas tentang seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Pakuan yang telah berhasil menciptakan sebuah karya dan mendapat apresiasi yang cukup mengagumkan pada pemutaran film di acara Well'Communication, yaitu Syiffa Nurul Kamilah .

Berikut wawancara yang Saya lakukan dengan Beliau :


  • Saya : Hal apa saja yang membuat Anda tertarik pada dunia perfilman ?
  • Syiffa : Menurut Saya, film adalah sebuah karya seni yang cukup ringan bagi Saya untuk dimengerti dan mudah untuk dipelajari makna - makna yang terkandung dalam sebuah film.
    Saya sangat menyukai film drama dan proses dalam pembuatan sebuah film. Hal - hal tersebut yang membuat Saya tertarik pada dunia perfilman .
  • Saya : Sejak kapan Anda tertarik pada dunia perfilman tersebut ?
  • Syiffa : Awalnya Saya hanya membuat karya dari fotografi dan membuat video - video bersama teman - teman saat SMA dan ketika menjadi mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Pakuan, ada sebuah klub film, yaitu CLP (Club Lobi Pilm), Saya mulai belajar tentang perfilman secara serius .
  • Saya : Apa makna film bagi Anda ?
  • Syiffa : Bagi Saya, film itu adalah tempat berimajinasi dan mewujudkan imajinasi itu menjadi nyata .
  • Saya : Adakah film yang paling bermakna bagi Anda ?
  • Syiffa : Ada, film The Lion King II. Film tersebut adalah film yang paling bermakna bagi Saya karena film tersebut mengajari Saya tentang bagaimana semua orang adalah sama. Sama disini adalah derajat manusia tersebut .
    "We Are One, What the Difference did You See ?", itu adalah kata - kata yang mempunyai makna dimana derajat semua orang sama. Lalu, film itu mengajarkan bahwa rasa cinta bisa datang dalam berbagai momen. Film ini mudah dimengerti namun sarat akan makna yang terkandung .
  • penampakan dari Syiffa
  • Saya : Apa karya pertama Anda ?
  • Syiffa : Karya pertama Saya adalah Cerita Sebuah Kertas .
    Film ini menceritakan tentang seorang perempuan bisu yang berusaha untuk menyatakan perasaannya terhadap seseorang dan hanya menggunakan kertas sebagai media komunikasinya .
  • Saya : Bagaimana proses pembuatan film tersebut ?
  • Syiffa : Cukup menegangkan. Dengan sedikit pengalaman, minimnya peralatan saat syuting, kru - kru yang masih belajar, dan  teknis saat pembuatan .
    Hal - hal tersebut yang membuat Saya tegang dan cukup membingungkan .
  • Saya : Ada harapan - harapan atau karya baru yang akan Anda ciptakan ?
  • Syiffa : Ada, tetapi untuk saat ini Saya lebih tertantang untuk menjadi kameramen atau seorang DOP (director of photography) dibanding menjadi seorang sutradara. Mungkin akan butuh waktu yang lama untuk berkarya lagi .
  • Saya : adakah suka dan suka yang Anda rasakan dalam dunia perfilman ini ?
  • Syiffa : Ada. Saya merasakan kegembiraan tersendiri saat berkumpul dengan kru, baik saat pra atau pasca produksi, Saya bisa berdiskusi tentang pembuatan karya, dan sangat puas ketika karya tersebut telah selesai dibuat .
    Namun, Saya juga merasakan gelisah saat Deadline jadwal syuting dan membuat proses menjadi tidak maksimal .
  • Saya : Ada saran - saran untuk para pemula dalam membuat film ?
  • Syiffa : Pelajari dasar - dasar dalam proses pembuatan film dan biarkan insting yang memandunya .





Film Cerita Sebuah Kertas



Bila ingin mengenal lebih lanjut tentang Syiffa, silahkan Tambahkan Pertemanan Facebook Anda : www.Facebook.com/nii.chifha atau follow di : @sy_nurul

No comments:

Post a Comment